
Saat ini dalam dunia peternakan ayam kampung pedaging sering di dengar istilah ayam kampung super. Ha ini dikarenakan jenis ayam kampung ini memiliki masa panen yang lebih pendek. Hanya saja ayam kampung super ini memang harganya lebih rendah dari ayam kampung asli. Hal ini bisa di maklumi, karena ayam kampung asli ini masa panennya memang lebih lama, sehingga biaya produksi nya pun juga pasti lebih tinggi.
Ayam kampung super ini bisa di peroleh degan menyilangkan pejantan ayam kampung dengan ayam ras petelur. Adapun cara mendapatkan telur tetasnya bisa dengan mencampur induk betina dan pejantannya dalam satu kandang dengan perbandingan 1:4. Tetapi untuk mendapatkan telur tetas ayam kampung super ini ada cara yang lebih efektif, yaitu dengan inseminasi buatan. Sehingga ayam betina bisa tetap berada dalam kandang batrei dan ayam jantan hanya diambil bibitnya saja untuk di suntikan ke induk betina. Cara ini bisa lebih efektif karena jika sedang tidak membutuhkan telur tetas, ayam petelur tetap bisa berproduksi sebagaimana biasanya untuk telur konsumsi.
Inseminasi Buatan pada ayam kampung super adalah teknik mengawinkan secara buatan dengan memasukkan sperma ayam kampung jantan yang telah diencerkan dengan NaCl Fisiologis ke dalam saluran reproduksi ayam ras petelur yang sedang berproduksi. Penerapan teknik IB untuk produksi ayam kampung super yang dipelihara dalam kandang batere dengan tujuan antara lain:
1. Meningkatkan kemampuan reproduksi ayam betina untuk menghasilkan telur tetas.
2. Meningkatkan produksi DOC yang seragam dalam waktu relatif singkat
Keuntungan lnseminasi Buatan dibandingkan perkawinan secara alami dalam pengadaan DOC ayam kampung super adalah:
1. Penggunaan pejantan relatif lebih sedikit (efisien).
2. Memungkinkan dilakukannya seleksi dan persilangan antar induk yang memiliki mutu genetik unggul, sehingga dapat dihasilkan DOC unggul untuk tujuan tertentu .
3. Memungkinkan dilakukannya persilangan bagi ayam jantan unggul yang sulit melakukan perkawinan secara alami.
4. Dapat menghasilkan DOC dalam jumlah banyak, seragam dan dengan waktu relatifsingkat.
5. Memungkinkan dilakukannya persilangan dengan ayam jenis lain
Read More

Tidak semua daerah memiliki akses yang mudah dalam mendapatkan pakan pabrik atau konsentrat yang biasa di gunakan untuk pakan ayam petelur, ayam pedaging dan puyuh petelur. Bukan saja disebabkan tidak memungkinkannya transportasi ke daerah tersebut tetapi juga disebabkan karena tingginya biaya pengiriman kedaerah tersebut. Sehingga jika di paksakan maka, biaya pakan nya tidak akan imbang dengan hasil produksinya. Unggas Petelur Potensial di Pelosok.
Banyak sekali daerah pelosok di Indonesia ini yang tidak memungkinkan distribusi pakan pabrik ke daerah tersebut dikarenakan sulit dan mahalnya biaya transportasinya. Padahal jika kita mau sedikit berpikir kreatif, sepelosok apapun suatu daerah itu, masih memungkinkan dikembangkan peternakan unggas untuk memberikan penghasilan tambahan untuk masyarakatnya.
Jika anda berada di suatu daerah pelosok dimana tidak ada pasokan pajan pabrik ke daerah anda tersebut, sebaiknya anda tidak berpikir untuk mengembangkan unggas petelur seperti ayam ras, puyuh petelur ataupun ayam pedaging. Karena jenis unggas ini mutlak memerlukan pakan pabrik dalam pemeliharaannya agar bisa menghasilkan produksi yang maksimal. Tetapi untuk daerah seperti ini masih memungkinkan untuk mengembangkan unggas petelur ataupun pedaging yang jenis pakannya masih bisa memanfaatkan komponen lokal. Sebagai contoh untuk unggas petelurnya adalah itik dan pedagingnya adalah ayam kampung.
Apakah bibitnya harus anda dapatkan dari luar daerah? Saya kira hal itu tidak perlu, anda bisa memulai dari bibit lokal yang ada disana saja. Seiring dengan berjalannya waktu, maka anda tentu akan mampu menciptakan bibit yang berkualitas. Manfaatkan saja potensi yang ada disekitar anda dan kembangkan*untuk kemajuan peternakan yang ada di daerah anda.
Jika anda tertarik, anda bisa memulai dari beberapa ekor indukkan itik dulu. Buat kompsisi jantan betina yang baik untuk mendapatkan telur bibit yang berkualitas. Misalnya dengan perbandingan 1:5 untuk jantan dan betinanya. Kemudian dari telur bibit tersebut belajarlah untuk menetaskannya. Untuk menetaskan telur itu sebetulnya mudah, namun perlu sedikit pengalaman. Jadi untuk mulai menetaskan anda harus belajar dari sedikit dulu sampai anda benar-benar memahami karakteristik dari penetasan telur yang anda pelajari.
Read More

Banyak sekali distributor telur ayam ras di berbagai kota di indonesia ini yang tidak mengetahui tentang keuntungan besar yang bisa di peroleh dari penjualan telur butiran. Yaitu telur itik, telur arab/kampung dan telur puyuh. Kebanyakan dari mereka menganggap omset penjualan dari jenis telur butiran ini tidak seberapa. Hal ini wajar saja, karena yang umumnya terlihat di para pedagang pengecer itu tak seberapa jumlahnya.
Tetapi jika boleh saya informasikan, margin keuntungan dari penjualan telur butiran ini sebenarnya lumayan besar. Terutama untuk daerah-daerah yang suplai lokalnya masih sangat kurang. Bahkan sebagai pedagang anda bisa mengambil keuntungan hingga 100 rupiah per butirnya dari harga telur dari blitar ini masuk ke daerah anda. Jadi dengan 3 ikat saja atau sekitar 900 butir anda bisa mendapat keuntungan hingga 90.000 rupiah, tentu saja besarnya keuntungan seperti ini tidak akan mungkin diperoleh dari penjualan 3 ikat telur ayam ras.
Bagaimana untuk memulai bisnis penjualan dari jenis telur butiran ini?.
Memang rantai distribusi perdagangan telur butiran seperti ini tidak terlihat dengan jelas. Kebanyakan yang tampak hanya di tingkat pengecernya saja. Untuk kelas agen/distributor tidak terlihat karena biasanya mereka tidak membuka toko seperti distributor/agen telur ayam ras.
Jika saat ini anda adalah pedagang/agen telur ras, maka anda bisa memulainya dari sedikit terlebih dahulu. Setidaknya sebagai pedagang telur ras tentu anda sudah lumayan mengenal medan / pasar di daerah anda. Coba order telur butiran ini sedikit dulu, atau lebih amanya anda cari order dulu dari para pedagang di pasar anda dan seberapa banyak order yang anda dapatkan ya sejumlah itu pemesanan telur yang anda minta dari suplier anda. Berawal dari pedagang eceran yang anda suplai seperti ini, biasanya anda akan bisa menemukan rantai perdagangan dari telur jenis butiran ini.
Read More

Ada beberapa persyaratan yang harus dimiliki oleh peternak ayam petelur. Seorang peternak harus menguasai ilmu tentang peternakkan itu sendiri, meskipun peternak tersebut tidak memiliki background pendidikan tentang peternakan. Ada ilmu yang dimaksud disini tentang syarat menjadi peternak ayam petelur adalah:
- Pemilihan bibit (breeding)
- Cara-cara pemberian makanan (feeding)
- Tatalaksana yang betul (manajemen)
- Pencegahan dan pemberantasan penyakit
- Pemasaran hasil produksinya (marketing)
Seorang peternak itu harus memiliki jiwa peternak. Dan seorang peternak itu dikatakan memiliki jiwa peternak apabila ia telah mampu bertindak dalam usahanya secara tekun, disiplin, dan tak pernah putus asa didalam menghadapi suatu kesulitan apapun. Dan kesemuanya ini hanya bisa dicapai apabila sudah pernah mencoba atau ikut ambil bagian dalam prakteknya. Jangan bermimpi,menjadi peternak itu adalah cara cepat menjadi kaya, kecuali anda sebelum mulai beternak sudah dilahirkan sebagai keturunan Raja Inggris.
Faktor-faktor inilah yang sekiranya akan bisa menunjang berhasil atau tidaknya usaha peternakan. Dengan demikian keberhasilan ini tidaklah ditentukan oleh modal financial semata-mata, melainkan dilain pihak skill atau kemampuan mutlak diperlukan.
Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya peternak yang memulai usahanya dari modal yang kecil dan akhirnya berkembang dengan pesat, tetapi banyak juga peternak yang dimulai dari modal yang besar justru mengalami kegagalan karena usahanya tanpa didasari skill yang baik, dan akhirnya gulung tikar. Itulah sebabnya peternak itu harus memiliki ilmu dan jiwa sebagai peternak agar bisa berhasil.
Read More

Yang melatar belakangi usaha ayam petelur itu sama dengan jenis usaha-usaha yang lain, yakni mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Oleh karena itu, agar usaha peternakan ini bisa berkembang dan menguntungkan, maka teknis pemeliharaan harus bisa dipertanggung-jawakan secara ekonomis. Segi-segi ekonomis dalam rangka pemeliharaan yang dimaksud antara lain:
1. Cara pemberian pakan yang benar
Pemberian pakan pada tempat pakan yang konstruksinya tak benar akan menyebabkan pemborosan, karena makanan akan banyak tercecer.Demikian pula pengisian tempat pakan yang terlampau penuh akan menyebabkan pemborosan pula, karena makanan banyak yang tumpah.
2. Lingkaran produksi
Pada jaman dahulu, ayam dibiarkan hidup atau dipertahankan sampai umur 5 tahun. Hal ini terjadi karena pada saat itu, ternak hanya sebgai usaha sampingan di pertanian, belum ada tujuan ekonomis. Tetapi pada saat ini, usaha peternakan menjadi usaha ekonomis. Sehingga lingkaran produksi telur yang optimal harus menjadi pertimbangan. Saat ini yang dianggap lingkaran produksi yang optimal adalah ayam petelur sampai numur 1,5 sampai 2 tahun. Ayam petelur yang berumur lebih dari 2 tahun tak ekonomis lagi, karena ayam-ayam ini sudah tidak bisa lagi mengimbangi hasil produksinya dengan makanan yang di habiskan. Oleh karena itu, ayam yang sudah berumur lebih dari 2 tahun harus di afkir. Penundaan peng-afkiran berarti mengurangi keuntungan.
3. Biaya pencegahan penyakit
Pencegahan penyakit bisa dilakukan dengan berbagai car, seperti vaksinasi, sanitasi dan penggunaan obat-obatan yang dicampur makanan/air minum yang berbentuk feed suplemen. Tetapi pada umumnya para peternak yang belum begitu berpengalaman, malas untuk mengeluarkan uang untuk membeli obat-obatan tersebut guna mencegah terjadinya infeksi penyakit Jadi jika terjadi suatu wabah, peternak justru akan menngalami kerugian yang berlipat ganda. Karena peternak ini tidak hanya kehilangan biaya untuk pengobatannya saja, tetapi produksinya akan merosot bahkan lebih fatal lagi jika ternaknya tidak bisa tertolong dan mati.
Dan kalaupun ayam-yam tersebut dapat sembuh, maka hasil produksinya pun juga tidak bisa kembali optimal seperti semula, sehingga menjadi kurang menguntungkan karena konversi pakannya menurun bahkan bisa menjadi carrier atau pembawa penyakit yang bisa menularkan kea yam sehat lainnya. Dengan demikian pencegahan memegang peranan penting karena akan lebih menghemat biaya.
4. Biaya PAkan
Yang menjadi persoalan ekonomis atau tidaknya mengenai pakan yang dihabiskan seekor ayam bukanlah harga pakannya semata-mata, melainkan yang memegang peranan penting dalam hal ini adalah perbandingan harga telur dan harga pakan. Perbandingan yang ideal antara harga telur dan harga pakan seharusnya lebih dari 1:5
5. Pengaturan udara dalam kandang
Jika sirkulasi udara didalam kandang diatur dengan baik, maka konversi makan menjadi lebih ekonomis dan optimal. Kondisi udara yang terlampau dingin, kebutuhan energy akan meningkat dan sebaliknya kondisi udara yang terlampau panas akan menimbulkan gangguan metabolism yang pada akhirnya menyebabkan kemerosotan produksi. Hal ini berarti penggunaan makanan tidak optimal lagi, yang akhirnya bisa mengurangi keuntungan.
6. Sistem Kandang
Pada system kandang battery, aktivitas ayam untuk bergerak tentu saja sangat kurang bila dibandingkan dengan ayam pada kandang postal. Karena aktivitas gerak tubuh pada kandang battery lebih sedikit, maka energy yang dibutuhkan pun bisa dikurangi sehingga bisa menghemat biaya pakan. Menurut penelitian, penghematan makanan pada system battery ini bisa mancapai 20 gram/ekor/hari.
Read More

Semua strain ayam petelur secara umum memiliki kualitas yang bagus, namun peternak tidak boleh percaya seratus persen bahwa semua DOC yang dihasilkan itu bagus semua. Sebab DOC tersebut disamping ada segi-segi kekurangan dari bredernya, dilingkungan peternaknya sendiri pun juga ada kemungkinan mereka mendapatkan perlakuan yang kurang bisa memberikan jaminan sepanjang hidupnya. Sehingga pertumbuhannya tidak seragam atau mengalami kelainan. Oleh karena itu para peternak perlu mengadakan seleksi dan culling terhadap ayam yang mereka besarkan.
Read More

Culling adalah mengeluarkan ayam-ayam yang tak diinginkan dari kelompok atau kawanannya. Pelaksanaan culling ini harus dilakukan secara terus-menerus semenjak ayam tersebut mulai diterima dari Agen atau Poultry Shop sampai mereka itu tak produktif lagi.
Waktu DOC tiba, semua anak ayam yang baru diterima harus diperhatikan terhadap kemungkinan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan lebih lanjut seperti keadaan kuthuk yang lemah, bentuk abnormal yang diderita seperti paruh silang atau mata satu serta badan yang terlalu kecil. Selama pertumbuhan ayam-ayam yang menunjukkan keabnormalan, apalagi ada gejala-gejala sakit harus segera di afkir, misalnya ayam kerdil, kaki bengkok, tulang punggung bengkok serta sayap menggantung.
Sesudah dewasa ayam-ayam yang sudah waktunya bertelur, tetapi kurang produktif akibat mereka pernah sakit atau memang umur telah tua, sebaiknya di afkir saja. Untuk mempermudah pengafkiran bagi ayam-ayam tersebut bisa menggunakan pedoman sebagai berikut.
|
Bagian tubuh
|
Tanda-tanda
|
|
Bagus
|
Jelek
|
1
|
kapala dan muka
|
halus, lebar, bersih
|
kasar, kecil, pucat
|
2
|
Jengger dan Pial
|
lebar, merah mengkilat
|
kecil, keriput, pucat
|
3
|
Mata
|
bercahaya cerah
|
malas, sayu
|
4
|
Tulang supit (pubis)
|
terletak berjauhan, 3 jari
|
terletak berdekatan, kurang 2 jari
|
5
|
Jarak ujung tulang belakang dengan ujung tulang dada
|
berjauhan, 4 jari tangan
|
berdekatan, kurang 3 jari tangan
|
Read More

Agar diperoleh statu bproduksi yang optimal serta tujuan ekonomis tercapai, maka kesehatan ayam harus dipertahankan baik-baik. Karena jika didalam suatu kandang terjadi wabah akibat infeksi penyakit yang disebabkan karena kegagalan dalam pengendalian penyakit, maka semua usaha akan sia-sia. Karena penyakit yang menginfeksi ini bisa menurunkan produksi dan bahkan bisa berakibat fatal.Itulah sebabna program pencegahan dan pemberantasan penyakit ini perlu mendapatkan perhatian. Adapun program pencegahan dan pemberantasan penyakit yang perlu mendapat perhatian adalah : Stock ayam bibit (DOC), Manajemen dan Stress sebagai factor predisposisi.
Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyakit perlu di usahakan bibit yang betul-betul bebas dari segala infeksi penyakit. Karena infeksi penyakit ini pada awalnya sulit diamati. Membeli DOC dari breeder (perusahaan pembibitan) atau agen-agen yang bisa dipercaya bahwa DOC yang diperjualbelikan itu benar-benar bebas dari segala infeksi penyakit.
Menempatkan DOC terpisah dari ayam-ayam dewasa. Sebab anak ayam sangat sensitive terhadap berbagai infeksi penyakit. Jika tempat terpisah ini tidak memungkinkan, maka sebaiknya DOC ini ditempatkan pada jarak lebih dari 5 m dari ayam biasa. Jangan sekali-kali mencampur ayam yang berbeda umur didalam satu kandang atau satu ruang.
Pada prinsipnya infeksi suatu penyakit bisa terjadi dari dua sumber yakni, infeksi yang dibawa oleh bibit itu sendiri dari breeder nya dan infeksi penyakit akibat manajemen yang kuarang baik. Itulah sebabnya, setiap peternak ayam petelur ini dituntut untuk melaksanakan program manajemen yang baik. Untuk melaksanakan program manajemen yang baik tentu saja diperlukan persyaratan-persyaratan tertentu antara lain:
1. Tindakan higienis dan sanitasi secara teratur
2. Vaksinasi secara teratur
3. Pemberian coccidiostat
4. Deworming
5. Lingkungan yang bebas dari penyakit
6. Mengenal penyakit
7. Memberantas penyakit
8. Stress sebagai factor predisposisi
Ayam petelur itu memiliki daya tahan tubuh tertentu. Daya tahan tubuh ini bisa menurun akibat adanya berbagai factor, antara lain karena stress. Strees pada ayam petelur bisa terjadi setiap saat, dan datangnya bisa sendiri-sendiri atau bersama-sama secara beruntun. Setiap peristiwa yang menimbulkan stress ini berat ringannya tak sama, namun apabila hal ini terjadi secara terus-menerus apalagi bermunculan bersama-sama, maka hal ini pasti akan menimbulkan suatu beban yang berat bagi diri ayam itu sendiri. Faktor-faktor gabungan seperti inilah yang bisa merobohkan daya tahan tubuh ayam, sebab hidup ayam jadi tidak tenang, napsu makan turun dan metabolism makanan di dalam tubuh terganggu. Kesemuanya ini akhirnya akan bermuara kepada terinfeksinya suatu penyakit terhadap ayam tersebut.
Read More

Langkah disinfektir kandang, pertama yang harus dilakukan adalah membuang semua kotoran dan sekaligus membawa keluar semua perlatan. Kotoran tersebut dibawa langsung ke tempat penampungan atau biasanya di bawa ke sawah atau
lading untuk dijadikan pupuk tanaman.
Langkah kedua adalah membersihkan kandang dengan skop, skrap, sapu, guna mengorek semua kotoran yang sudah mongering, sebab ada kotoran yang tak tertembus oleh desinfektan. Pada saat itu juga bisa dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap peralatan kandang yang sekiranya diperlukan. Selanjutnya kandang tersebut dibersihkan dengan air. Dan setelah kandang itu bersih, dinding-dindingnya perlu di kapur. Biasanya ini pada kandang kuthukan atau DOC
Langkah terakhir adalah mendesinfektir semua kandang dan peralatan yang sudah dibersihkan dengan air dan dalam keadaan kering, sehingga kandang menjadi seperti kandang yang baru dan siap pakai kembali. Bila memungkinkan dan tidak sangat mendesak, 2-3 minggu kemudian setelah kandang dikosongkan barulah bisa ditempati kembali oleh ayam-ayam yang baru.
Penggunaan desinfektan yang baik dengan car disemprotkan bahan-bahan kimia yang sesuai dengan sasarannya. Sesuai dengan penggunaan desinfektan ini yang perlu diketahui oleh peternak adalah tidaklah semua desinfektan itu dapat dipergunakan untuk keperluan di dalam membasmi jasad renik(mikro organisme). Oleh karena itu suatu kesalahan didalam memilih bahan kimia sebagai desinfektan yang tak tepat akan menjadi sebuah pemborosan belaka. Program higienisasi yang baik adalah kalau peternak betul-betul bisa memilih bahan-bahan yang tepat.
Read More
Coccidiosis merupakan penyakit yang umum menyerang ayam segala umur, tetapi yang paling banyak menderita adalah anak ayam umur 1 hari - 10 minggu, atau anak ayam yang berumur 4 - 8 minggu. Bentuk kronis biasanya diderita ayam yang lebih tua, 1 - 3 bulan.
Pencegahan:
Pencegahan coccidiosis dilakukan dengan cara memberikan coccidiostat pada makanan atau air minum dengan konsentrasi yang rendah. Penggunaaannya diberikan terus-menerus pada umur-umur tertentu (1 hari - 10 minggu) pada waktu ayam itu sangat peka.
Pelaksanaan:
Pemberian coccidiostat ialah dengan cara 3.2.3, yakni 3 hari berturut-turut diberikan coccidiostat, dua hari dihentikan dan kemudian 3 hari kemudian diberikan lagi, demikian seterusnya sampai ayam itu mencapai umur 10 minggu.
Ada segi-segi negatifnya dalam pemebrian coccidiostat ini. Zat aktif yang terkandung didalamnya mempunyai efek samping yang merugikan. Sebab zat aktif ini bisa membunuh mikrobia yang justru dipergunakan dalam pencernaan.
Deworming atau pemberian obat cacing yang pertama diberikan pada saat anak ayam berumur 4 atau 6 minggu. Kemudian pengobatan diulangi setiat 2 atau 3 bulan sekali. Setidaknya harus selalu diadakan ceking terhadap beberapa kelompok ayam.
Read More

Jika DOC atau ayam dara yang siap bertelur itu ditempatkan dalam kandang yang pernah terpakai, maka program yang harus dilakukan adalah: AN9APEMPN95K
1. Membersihkan kandang dan peralatan, kurang lebih 21 hari sebelum ditempati.
2. Semua peralatan seperti tempat makan/air minum, brooder dan lain-lain dikeluarkan untuk dibersihkan dan kemudian disimpan ditempat yang bersih pula.
3. Semua litter lama harus dibuang dan digantikan dengan litter baru
4. Semua permukaan, seperti langit-langit, dinding dan lantai pun harus dibersihkan. Demikian dengan gudang telur dan gudang pakan harus dalam keadaan bersih pula.
Untuk mengetahui secara pasti dari suatu jenis penyakit adalah sangat sulit, sebab hal ini hanya mungkin dilakukan di laboratorium. Namun demikian para peternak setidak-tidaknya harus bisa mengamati gejala-gejala klinis nya seperti:
1. Produksi telur merosot
2. Napsu makan berkurang
3. Angka kematian tinggi
4. Ayam Nampak lesu, tidak aktif makan
5. Bersin-bersin, batuk, sulit bernapas dan lain-lain.
Dengan kelainan seperti tersebut diatas, maka para peternak bisa mengambil langkah lebih lanjut untuk memberantas penyakit.
Setelah peternak mengetahui bahwa ayamnya terkena penyakit, hendaknya segera diambil tindakan secepatnya. Yakni, sementara diagnosis pasti dari penyakit tersebut belum diketahui, secara teratur ayam-ayam tersebut diberikan antibiotic yang memiliki spectrum luas serta menambah kandungan vitamin dalam pakannya. Dengan demikian hal ini akan bisa mengurangi stress, sebab stress itu sendiri merupakan factor predisposisi dari suatu penyakit.
Read More

Berbagai penyebab stress pada pemeliharaan ayam petelur:
1. Pada kandang DOC, tempat makan atau minum terlalu sempit atau sulit dijangkau. Oleh karena itu jumlah tempat pakan dan minum pada kandang kuthukan ini harus lebih banyak. Dan jangan menempatkan tempat pakan ini melebihi radius 3 meter antar tempat pakan dan minum, karena hal ini sulit dijangkau oleh anak ayam
2. Adanya parasit dalam atau cacing dan parasit luar atau kutu yang terdapat pada tubuh ayam akan mengakibatkan ketidak tenangan bagi ayam yang bersangkutan dan merupakan beban yang berat pula bagi hidupnya
3. Tekanan atau gonncangan dari lingkungan. Peristiwa ini biasanya terjadi akibat adanya bunyi-bunyian yang keras dan mengejutkan, seperti petasan, suara hiruk pikuk dan lain-lain.
4. Ketidak seragaman, didalam suatu kandang ayam-ayam yang kecil atau pertumbuhannya terlambat akan mengalami stress dalam usaha untuk bersaing pakan atau minum. Untuk mengatasi hal ini, maka setiap kandang harus diisi ayam-ayam yang besarnya sama atau seragam.
5. Adapun penyebab stress lainnya adalah debeaking atau potong paruh, perjalanan, pindah kandang, ayam sering dipegang, makanan diganti secara mendadak, pergantian iklim dan sirkulasi udara yang tidak bagus.
Read More
Yang dimaksud pedagang atau peternak lokal adalah pedagang atau peternak yang berada diluar wilayah kabupaten blitar. Ada perbedaan dalam sirkulasi perdagangan antara pedagang atau peternak di blitar dengan pedagang atau peternak dari daerah lain. Jika di blitar tidak semua peternak menjual telurnya setiap hari, ada yang seminggu sekali, dua kali atau tiga kali. Semakin besar kapasitas produksinya maka semakin sering frekuensi penjualannya dalam 1 minggu.

Demikian juga pedagangnya, di blitar tidak setiap hari pedagangnya keliling ke peternak untuk mengambil telurnya. Jadi anda tidak perlu heran jika mendapat jawaban dari pedagang di blitar bahwa hari ini tidak punya telur, hal ini dikarenakan mungkin pada hari tersebut bukan jadwalnya mengambil telur dari para peternak rutinnya. Seandainya `nda memaksakan diri agar pedagang tersebut mencarikan anda barang, biasanya mereka akan meminta dari pedagang lain, sehingga harga yang anda perolehpun cenderung lebih tinggi.
Berbeda dengan pedagang atau peternak lokal, setiap hari para peternak lokal ini selalu menjual hasil produksinya sedangkan pedagangnya pun juga setiap hari melakukan penawaran kemudian langsung menjualnya kepada para pelanggannya di pasar. Maka dari sinilah, para pedagang maupun peternak lokal itu harus selalu mengikuti perkembangan harga telur terkini. Karena dengan semakin cepatnya mendapatkan perubahan informasi yang terjadi maka akan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar atau terhindar dari kerugian yang besar juga. Tentu saja, informasi yang di jadikan acuan ini harus diperoleh dari sumber yang terpercaya. Sebagai indikator bahwa sumber informasi itu bisa dijadikan acuan adalah jika informasi yang dikeluarkan tersebut digunakan acuan oleh kebanyakkan para pelaku bisnis yang lain, yaitu pedagang atau peternak.
SMS Info Sentral Unggas adalah media informasi yang independen dan bekerja secara profesional yang tidak berorientasi mencari keuntungan dari sebuah proses jual beli telur. Saat ini dengan selalu bertambahnya member sms info setiap hari maka sms info central unggas terus berkembang menjadi media informasi perkembangan harga telur nasional yang terpercaya.
Dengan meratanya member sms info dari berbagai daerah di indonesia , perkembangan informasi dari sms server diakui atau tidak diakui akan sangat cepat direspon oleh peternak maupun pedagang yang menggunakan acuan standar dari sms info central unggas.
Disinilah perlunya anda selalu mengikuti update informasi harga telur terkini dari sms server central unggas yang sudah terbukti menjadi acuan standar bagi kebanyakan pedagang maupun peternak dari berbagai daerah di indonesia ini , sehingga sebagai pelaku bisnis di bidang perteluran ini anda tidak akan ketinggalan perkembangan harga telur yang sedang dan akan terjadi.
Read More
Pemanasan dari luar untuk ayam fase starter (umur 0 � 4 minggu) mutlak diperlukan. Hal ini karena anak ayam umur sehari (doc) temperature tubuhnya sekitar 103 F (39 C). Jika anak ayam tadi secara langsung diberi pemanasan sekitar 80 F (27C), maka hal ini mengakibatkan penerunun temperature tubuh doc tersebut menjadi sekitar 82-83 F. Dan penurunan suhu tubuh tersebut akan diikuti adanya perubahan aktivitas daripada fungsi organ tubuh.
Apabila doc langsung diberi pemanasan 70 F atau hanya sesuai dengan suhu ruang maka akibatnya:
1. Kutuk-kutuk tak akan banyak makan, karena napsu makannya berkurang maka akan menganggu proses pertumbuhan.
2. Makanan yang dimakan tak digunakan sebagai proses pertumbuhan, melainkan hanya dipakai penyesuaian tubuh terhadap panas yang ada.
3. Dan apabila mereka tak mampu menyesuaikan diri dengan temperature sekeliling, maka kutuk-kutuk itu akan mati
Itulah sebabnya tambahan panas dari indukan mutlak diperlukan. Panas tambahan itu harus diatur bsesuai dengan kebutuhannya.
Untuk menciptakan temperature sesuai dengan yang dikehendaki, maka besar atau kecilnya suhu pemanasan bisa diatur. Pengaturan tersebut bisa dilakukan sebagai berikut:
1. Dua � tiga jam sebelum kutuk dimasukkan, lampu pemanas harus sudah dinyalakan didalam indukkan
2. Anak Ayam umur 1 minngu 95 F
3. Anak Ayam Umur 2 minggu 90 F
4. Anak ayam Umur 3 minggu 85 F
5. Anak ayam umur 4 minggu 80 F
Jadi setiap minggu, temperature diturunkan 5 F atau 3 C, sampai pemanas tambahan itu tidak dibutuhkan lagi. Biasanya pemanasan ini bisa berlangsung 2 � 4 minggu. Tetapi juga sangat tergantung kepada lingkungan.
Dalam prakteknya, mengukur panas dengan thermometer tidaklah praktis. Untuk lebih praktisnya para peternak cukup memperhatikan tingkah laku kutuk-kutuk tersebut dalam indukan:
1. Bila suhu indukan terlampau panas, maka kutuk-kutuk akan menjauhi sumber panas, mereka akan berjejal-jejal di tepi.
2. Sebaliknya suhu indukan terlampau dingin, mereka akan berkumpul dan saling berimpit-impitan mengelilingi sumber panas.
3. Jika keadaan suhu telah cukup atau sesuai, maka kutuk-kutuk akan tersebar merata dan aktif mencari makan.
Suhu indukan yang tidak stabil akibat turun naiknya sumber pemanas yang kurang sempurna, akan sangat menganggu proses hidup anak ayam. Suhu yang terlampau dingin akan mengakibatkan anak ayam masuk angin dan tak mau makan, yang akhirnya membawa kematian atau sakit.Demikian juga jika keadaan terlalu panas, maka kutuk akan selalu kehausan, mulut selalu terbuka dan akhirnya sakit.
Didaerah seperti negara kita ini dimana siang hari suhu berkisar 80-85 F maka bila kutuk tadi sudah mencapai umur 2 minggu pada siang hari pemanas sudah bisa dimatikan. Kemudian pada sore hari pemanas tersebut dinyalakan kembali. Tetapi walaupun demikian, hal ini sangat tergantung pada cuaca. Artinya apabila hari hujan atau dingin walaupun siang hari, pemanas tersebut harus tetap dinyalakan.
Read More

Pencegahan merupakan usaha utama dalam rangka pemberantasan penyakit daripada pengobatan. Sebabkandang yang telah terkena infeksi suatu penyakit akan sangat merugikan peternak. Maka sebagai tindakan pengamanan perlu ada usaha pengendalian dengan jalan pencegahan.Pencegahan terhadap suatu infeksi penyakit bisa dilakukan dalam 3 bentuk, yakni: Isolasi, Sanitasi dan Vaksinasi, deworming, serta pemberian coccidiostat dan antibiotik.
Isolasi, anak ayam pada fase starter sangat sensitive terhadap infeksi penyakit maka sebagai persiapan, Indukkan atau brooder harus diletakkan berjauhan dengan ayam-ayam yang besar guna mengurangi penularan penyakit. Jika kutuk dipelihara di tempat yang habis dipakai ayam-ayam yang sudah dewasa, maka tempat tersebut harus benar-benar dibikin bersih dengan disucihamakan secara seksama. Kandang dibiarkan kosong sementara, kurang lebih 21 hari kemudian baru diberikan litter yang bersih dan kering. Vaksinasi dengan pemberian vaksin aktif, hal ini termasuk langkah mengisolasi anak ayam dari penyakit.
Sanitasi, sebelum anak ayam dating terlebih dulu semua peralatan didalam kandang harus dibersihkan dan disucihamakan dengan maksud agar tempat tersebut bebas dari kuman-kuman. Apalagi jika tempat tersebut pernah dipakai oleh ayam-ayam yang pernah terkena wabah penyakit.
Sehubungan dengan sanitasi ini yang perlu mendapat perhatian terutama kandang, peralatan dan lingkungan sekitar. Adapun pelaksanaannya dengan menjaga lingkungan selalu dalam keadaan bersih. Melakukan pemyemprotan dengan desinfektan minimal dua kali seminggu. Tempat pakan dan minum harus dicuci setiap hari. Litter diganti dan yang basah cepat-cepat diganti.
Vaksinasi yang perlu dilakukan peternak adalah ND, IBD, IB, AI dan Marek,s. Khusus untuk vaksinasi marek,s biasanya dilakukan oleh breeder atau perusahaan pembibitan. Adapun program vaksinasinya bisa mengikuti tata cara yang diberikan oleh masing-masing dari produk vaksin tersebut.
Deworming atau pemberian obat cacing yang pertama dilakukan pada waktu ayam mencapai umur 4-6 minggu, kemudian diulang 1 atau 3 bulan sekali. Adapun obat cacing yang bisa diberikan antara lain adalah piperazine powder.
Sampai saat ini penyakit coccidiosis merupakan salah satu penyakit yang amat ganas atau paling banyak diderita, minimal ada 8 jenis coccidian yang bisa menyerang pada ayam. Coccidia ini hidup subur pada litter yang basah atau lembab. Dalam keadaan yang buruk emacam itu, coccidiostat tak mampu menahan pertumbuhan coccidian. Oleh karena itu coccidiosis sekonyong-konyong bisa menjadi wabah.
Oleh karena itu, untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan penyakit coccidiosis ini perlu ada program tersendiri. Sebab jenis penyakit ini perlu ada program tersendiri. Sebab penyakit ini merupakan masalah yang sangat umum diderita anak ayam yang umurnya kurang dari 2,5 bulan. Anak ayam yang berumur lebih dari 10 minggiu biasanya sudah kuat terhadap infeksi coccidiosis.
Pada fase-fase tertentu sebaiknya anak ayam juga diberikan antibiotic dalam bentuk feed supplement. Pemberian antibiotic ini dimaksudkan untuk mencegah infeksi, menstimulir atau meningkatkan pertumbuhan dan menghindarkan stress.
Read More
Beberapa kegagalan pada awal pemeliharaan starter seperti kedinginan, kesalahan didalam pemberian pakan, gangguan penyakit, kapasitas yang berlebihan (over crowded) akan mengakibatkan efek negative yang sulit diatasi dalam kemampuan berproduksi. Dengan alas an tersebut maka para peternak harus memiliki suatu program pemeliharaan yang lebih ketat. Program pemeliharaan yang dimaksud adalah tata laksana yang benar-benar cerma. Faktor penting ternak ayam petelur fase starter :
Read More

Sejak dahulu, ada kebiasaan dari peternak yang menurut saya kurang baik. Kebiasaan tersebut tidak hanya pada saat harga telur sedang murah saja, tetapi juga pada saat harga telur cukup baik. Pada saat harga yang relatif tinggi, kebanyakan peternak akan mengeluhkan mengapa produksinya tidak bisa optimal, terkadang juga mengeluhkan banyaknya tanggungan pakan yang belum dibayar atau yang lainnya. Sedangkan pada saat harga telur kurang bagus, akan lebih banyak lagi peternak yang mengeluh, entah itu rugi, akan bangkrut atau kurangnya kebijakan pemerintah, menyalahkan sistem dan lain sebagaianya.
Dari dulu, lebih dari 30 tahun dalam perkembangan peternakan ayam petelur di Indonesia itu, yang namanya harga ya selalu berfluktuasi. Yang bisa menjadikan peternak itu sukses atau tidak adalah ketekunan dan ketahanan peternak dalam menjalankan bisnisnya. bukan stabilnya harga karena dari dulu harga telur itu tidak pernah stabil. Bisnis apapun, akan selalu ada yang sukses dan yang gagal, seleksi alam akan terus berlaku, jadi untuk mulai memutuskan menjadi peternak harus dipikirkan matang-matang terlebih dahulu segala yang menjadi resikonya. Jangan hanya karena melihat banyak peternak yang sukses langsung ikut-ikutan jadi peternak tetapi belajarlah dari mereka bagaimana mereka bisa mencapai kesuksesannya. Sukses itu melalui perjuangan dan proses, tidak mungkin harga itu selalu stabil tinggi, karena bagaimanapun juga pemerintah tidak akan mampu untuk menjaga harga telur itu stabil.
Logikanya, untuk menjaga harga telur itu stabil, pemerintah harus membeli telur dan menyetoknya pada saat harga rendah karena lemahnya daya serap pasar dan akan mengeluarkan stoknya atau melakukan impor pada saat harga melambung tinggi. Hal seperti ini, jelas sekali tidak mungkin, mengingat daya tahan telur yang tidak bisa terlalu lama dan tidak mungkinnya telur di impor atau di ekspor seperti daging. Tetapi yang perlu di ingat, justru karena besarnya rentang fluktuasi harga itulah suatu bidang usaha akan memberikan keuntungan yang besar juga. Sebagai ilustrasi, harga padi itu relaif stabil tetapi sepertinya belum pernah ada petani yang menanam padi kesuksesannya melebihi peternak ayam petelur dengan modal awal yang sama.
Jadi untuk menjadi peternak layer yang sukses itu, tidak hanya butuh modal saja, tetapi juga harus mempunyai semangat yang kuat, cerdas dalam berfikir serta tahan uji dan derita. Semoga kita bisa menjadi bagian dari peternak yang cerdas, bermartabat, tahan uji dan derita sehingga bisa menjadi bagian dari peternak yang sukses di tanah air. Sekali lagi, mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah, karena mengeluh hanya menunjukkan betapa lemahnya jiwa kita. Dan peternak yang lemah mental dan jiwanya pasti akan tereleminasi oleh proses seleksi alam yang terjadi.
Read More

Ayam muda atau grower adalah anak ayam yang hidup pada fase pertumbuhan antara 8-20 minggu. Anak ayam yang telah mencapai fase grower berarti telah melewati masa starter yang kritis. Tata laksana untuk anak ayam fase tersebut pada prinsipnya masih sama dengan fase starter. Tetapi karena mereka umurnya telah meningkat, maka tentu saja relative lebih tahan terhadap lingkungan ataupun infeksi penyakit.
Pada fase grower anak ayam harus dipindahkan dari kandang starter ke kandang grower, atau kandang yang sama tetapi kepadatannya harus dikurangi. Ukuran 1 m2 untuk 5 � 10 ekor ayam, dan ukuran tempat pakan 7,5 � 10 cm/ekor untuk satu sisi. Jika menggunakan tempat pakan gantung yang berbentuk bulat dengan diameter 40 cm bisa mencukupi 100 ekor. Sistem lantai yang dipakai bisa postal (berlantai rapat) ataupun renggang.
Karena pertumbuhan anak ayam fase grower semakin menurun bila dibandingkan dengan fase starter, maka ransum yang diberikan pun hendaknya digantikan dengan ransum grower sedikit demi sedikit yang kadar proteinnya lebih rendah daripada fase starter. Pelaksanaan pergantian ransum ini diselesaikan dalam 2-3 minggu.
Jumlah pakan yang diberikan pada setiap ayam grower dimulai dengan 60 gram/hari. Kemudian setiap bulan ditambah 15 gram/ekor menjadi 7,5 gram. Dan akhirnya pada bulan ke empat kurang lebih 90 gram. Sebagai persiapan bertelur, penambahan unsure Ca dalam bentuk grid harus telah diberikan pada saat ayam itu berumur 20 minggu.
Pada fase grower ini sebaiknya diadakan ceking (test) terhadap parasit cacing. Pengecekkan ini sedapat mungkin dilakukan pada kandang berlantai renggang atau kawat (wire floor), sehingga apabila terjadi infeksi cacing dalam jumlah besar, sebaiknya seluruh ayam harus diobati. Pada saat ayam ini dipendahkan ke kandang grower harus dilakukan seleksi sekaligus. Semua ayam yang besar atau pertumbuhannya seragam dijadikan satu kandang, sedangkan ayam-ayam yang kecil, lemah ataupun cacat harus disendirikan.
Penerangan sudah muali dibatasi pada saat anak ayam berumur 6 minggu. Jika penerangan tidak dibatasi atau diatur, pengaruhnya terhadap laju pertumbuhan sesual pun menjadi semakin cepat. Sebab selama anak ayam itu mendapat penerangan, mereka akan makan terus-menerus, sehingga kemassakan sexual pun terjadi lebih dini. Hal ini pengaruhnya terhadap produksi menjadi kurang baik. Pemindahan kandang ayam grower ka kandang layer atau petelru pada saat mereka sudah berumur 20 minggu.
Read More

Yang dimaksud teknik pemberian pakan disini adalah cara-cara penyajian makanan yang mengandung pergertian bahwa ransum yang disajikan itu akan lebih efektif dan efisien, dimana ransum yang diberikan termakan habis dan dimakan merata oleh seluruh anak ayam di dalam satu indukkan, sehingga mencukupi bagi pertumbuhan tubuh yang diperlukan.
Pada saat anak ayam baru dating dan dimasukkan kedalam kandang brooder, mereka cukup diberikan air minum yang mengandung antibiotic, vitamin-vitamin dan gula. Setelah dua jam, mereka baru diberikan pakan. Pada anak ayam umur sehari sampai 3 hari pemberian makanan cukup ditaburkan saja diatas kertas Koran atau tempat lain yang memiliki permukaan rata dan mudah dicapai oleh anak ayam. Bentuk makanan yang diberikan, pertama kali adalah makanan butiran dengan maksud untuk melatih alat pencernaan.
Makanan yang bercampur dengan kotoran hendaknya selalu dibersihkan. Makanan hendaknya disajikan secara bebas (ad libitum), tapi pengisian tempat makan tak boleh melebihi dari setengah, maka pemberian pakan ini harus diberikan berulang kali, atau dengan pengaturan 3-4 kali sehari. Hal ini dimaksudkan agar pemberian makanan yang tercecer atau tumpah bisa di hindarkan.
Dengan demikian anak ayam pun akan makan lebih baik, sehingga pertumbuhan bisa cepat dan seragam. Tetapi meskipun pemberian pakan itu secara bebas, namun jumlahnya perlu dipertimbangkan dengan kebutuhannya, sesua umur atau fase hidup mereka. Sebagai pedoman bisa diperhatikan dari tebel berikut ini:
Kebutuhan Pakan Masa Starter
|
Umur Ayam
|
Jumlah Makanan
|
Bobot Ayam (gram)
|
Minggu ke
|
Hari Ke
|
ekor/hari (gram)
|
100 ekor/hari (kg)
|
1
|
1 - 7
|
12
|
1,2
|
35
|
2
|
8-14
|
18
|
1,8
|
100
|
3
|
15-21
|
23
|
2,3
|
150
|
4
|
22-28
|
28
|
2,8
|
200
|
5
|
29-35
|
33
|
3,3
|
285
|
6
|
36-42
|
38
|
3,8
|
370
|
7
|
43-49
|
43
|
4,3
|
450
|
8
|
50-56
|
48
|
4,8
|
530
|
Sumber: Isabrown
|
Untuk air minum diberikan secar bebas juga dengan ketentuan air harus bersih, dingin/segar dan sudah dimasak dengan maksud agar air yang telah tercemar oleh suatu bibit penyakit bisa betul-betul bersih. Selain itu air diberikan vitamin, antibiotic dan coccidiostat, dan setiap hari harus diganti.
Read More

Dewasa ini sudah cukup banyak bahan kimia sebagai desinfektan yang diperjualbelikan di pasaran. Akan tetapi rupanya masih banyak peternak sulit memilihnya, dan bahkan ada yang beranggapan bahwa semua jenis desinfektan mampu membasmi segala jenis organisme, dan ini adalah hal yang sama sekali tidak benar. Oleh karena itu perlu diketahui lebih lanjut tentang berbagai amcam desinfektan dan kegunaannya.
1. Creolis Sapenatum
Pada umumnya Liquor Creolis Sapenatum dijual dalam bentuk Lysol. Lysol memiliki daya kerja yang lebih luas terhadap organisme dan kemampuannya 3 kali lebih besar daripada phenol.
2. Amoniak
Pada infeksi Coccidiosis, amoniaklah yang harus dipergunakan sebagi desinfektan agar oocyst coccidian bisa terbasmi. Desinfektan ini penggunaannya dengan larutan amoniak 20%
3. Formalin
Untuk infeksi ND perlu menggunakan formalinphenaol dan kalium permanganate yang mampu membasmi virus ND.
4. Copper sulfat
Jka didalam kandang terjadi infeksi Aspergillosis, dimana litter dalam keadaan lembab, maka kandang tersebut bisa di semprot dengan fungisida seperti : Copper sulfat dengan larutan 0,5%.
5. Sumithion dan Malathion
Sedangkan kandang yang terkena infeksi parasit luar dapat didesinfektir dengan menyemprotkan insektisida seperti Sumithion ataupun Malathion. Baik Sumathion maupun Malathion ini akan menjadi inaktif bila terdpat bahan-bahan alkalis, dalam hal ini termasuk kotoran ayam. Itulah sebabnya, maka penyemprotan dengan insektisida dilakukan sesudah kandang itu dicuci bersih dengan soda.
6. Jodophor
Bahan ini merupakan sintesis dari njodium dan zat organis. Desinfektan ini ssangat efektif terhadap semua kuman gram positif dan negative, cendawan dan virus.
Read More