Blog

Mendesinfektir kandang, peralatan dan lingkungan

Mendesinfektir kandangLangkah disinfektir kandang, pertama yang harus dilakukan adalah membuang semua kotoran dan sekaligus membawa keluar semua perlatan. Kotoran tersebut dibawa langsung ke tempat penampungan atau biasanya di bawa ke sawah atau lading untuk dijadikan pupuk tanaman.

Langkah kedua adalah membersihkan kandang dengan skop, skrap, sapu, guna mengorek semua kotoran yang sudah mongering, sebab ada kotoran yang tak tertembus oleh desinfektan. Pada saat itu juga bisa dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap peralatan kandang yang sekiranya diperlukan. Selanjutnya kandang tersebut dibersihkan dengan air. Dan setelah kandang itu bersih, dinding-dindingnya perlu di kapur. Biasanya ini pada kandang kuthukan atau DOC

Langkah terakhir adalah mendesinfektir semua kandang dan peralatan yang sudah dibersihkan dengan air dan dalam keadaan kering, sehingga kandang menjadi seperti kandang yang baru dan siap pakai kembali. Bila memungkinkan dan tidak sangat mendesak, 2-3 minggu kemudian setelah kandang dikosongkan barulah bisa ditempati kembali oleh ayam-ayam yang baru.

Penggunaan desinfektan yang baik dengan car disemprotkan bahan-bahan kimia yang sesuai dengan sasarannya. Sesuai dengan penggunaan desinfektan ini yang perlu diketahui oleh peternak adalah tidaklah semua desinfektan itu dapat dipergunakan untuk keperluan di dalam membasmi jasad renik(mikro organisme). Oleh karena itu suatu kesalahan didalam memilih bahan kimia sebagai desinfektan yang tak tepat akan menjadi sebuah pemborosan belaka. Program higienisasi yang baik adalah kalau peternak betul-betul bisa memilih bahan-bahan yang tepat.


Read More

Coccidiostat dan Deworming

Coccidiostat dan DewormingCoccidiosis merupakan penyakit yang umum menyerang ayam segala umur, tetapi yang paling banyak menderita adalah anak ayam umur 1 hari - 10 minggu, atau anak ayam yang berumur 4 - 8 minggu. Bentuk kronis biasanya diderita ayam yang lebih tua, 1 - 3 bulan.

Pencegahan:
Pencegahan coccidiosis dilakukan dengan cara memberikan coccidiostat pada makanan atau air minum dengan konsentrasi yang rendah. Penggunaaannya diberikan terus-menerus pada umur-umur tertentu (1 hari - 10 minggu) pada waktu ayam itu sangat peka.

Pelaksanaan:
Pemberian coccidiostat ialah dengan cara 3.2.3, yakni 3 hari berturut-turut diberikan coccidiostat, dua hari dihentikan dan kemudian 3 hari kemudian diberikan lagi, demikian seterusnya sampai ayam itu mencapai umur 10 minggu.

Ada segi-segi negatifnya dalam pemebrian coccidiostat ini. Zat aktif yang terkandung didalamnya mempunyai efek samping yang merugikan. Sebab zat aktif ini bisa membunuh mikrobia yang justru dipergunakan dalam pencernaan.
Deworming atau pemberian obat cacing yang pertama diberikan pada saat anak ayam berumur 4 atau 6 minggu. Kemudian pengobatan diulangi setiat 2 atau 3 bulan sekali. Setidaknya harus selalu diadakan ceking terhadap beberapa kelompok ayam.

Read More

Recent Posts

Latest Tweets

Flickr Photostream